Bergabung Serikat Pekerja dan Fungsinya

Setiap pekerja atau buruh memiliki hak yang sama di mata hukum. Termasuk hak untuk mendirikan atau bergabung kedalam suatu organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja/buruh yang disebut dengan serikat pekerja/serikat buruh. Fungsi didirikannya Serikat Pekerja

Baca Juga: Perjanjian Kerja Bersama Menurut Hukum

Terdapat beberapa bentuk dari serikat pekerja/ serikat buruh. Pertama, serikat yang didirkan oleh pekerja/buruh di satu perusahaan atau di beberapa perusahaan. Kedua, serikat yang didirikan oleh pekerja/buruh yang tidak bekerja di perusahaan. Kemudian terdapat bentuk Federasi serikat pekerja/serikat buruh, yaitu gabungan antara serikat pekerja/serikat buruh. Lalu Konfederasi serikat pekerja/serikat buruh, yakni gabungan dari federasi serikat pekerja/buruh.

Suatu serikat buruh/pekerja bersifat bebas, mandiri, terbuka, demokratis, dan bertujuan untuk memberikan perlindungan, pembelaan hak dan kepentingan, serta meningkatkan kesejahteraan yang layak bagi pekerja/buruh dan keluarganya. Serikat ini dapat sekurang-kurangnya dibentuk oleh 10 (sepuluh) orang pekerja/buruh, yang kemudian setelah pembentukan melakukan pemberitahuan kepada instansi pemerintah bidang ketenagakerjaan setempat untuk dicatat.

Fungsi dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh

Dalam mencapai tujuan-tujuan dari serikat buruh/pekerja, terdapat beberapa fungsi yang dapat dijalankan oleh serikat buruh/serikat pekerja, yaitu:

  1. sebagai pihak dalam pembuatan perjanjian kerja bersama dan penyelesaian perselisihan industrial;
  2. sebagai wakil pekerja/buruh dalam lembaga kerja sama di bidang ketenagakerjaan sesuai dengan tingkatannya;
  3. sebagai sarana menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  4. sebagai sarana penyalur aspirasi dalam memperjuangkan hak dan kepentingan anggotanya;
  5. sebagai perencana, pelaksana, dan penanggungjawab pemogokan pekerja/buruh sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan/atau
  6. sebagai wakil pekerja/buruh dalam memperjuangkan kepemilikan saham di perusahaan.

Hak dan Kewajiban

Serikat pekerja/serikat buruh, federasi dan konfederasi serikat pekerja/serikat buruh yang telah melakukan pendaftaran pada instansi pemerintah setempat akan mendapatkan nomor bukti pencatatan. Dimana bagi serikat pekerja/serikat buruh, federasi dan konfederasi serikat pekerja/serikat buruh yang telah memiliki nomor bukti pencatatan tersebut berhak untuk:

  1. membuat perjanjian kerja bersama dengan pengusaha;
  2. mewakili pekerja/buruh dalam menyelesaikan perselisihan industrial;
  3. mewakili pekerja/buruh dalam lembaga ketenagakerjaan;
  4. membentuk lembaga atau melakukan kegiatan yang berkaitan dengan usaha peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh;
  5. melakukan kegiatan lainnya di bidang ketenagakerjaan yang tidak bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku.

Kemudian, serikat pekerja/serikat buruh, federasi dan konfederasi serikat pekerja/serikat buruh yang telah melakukan pendaftaran juga berkewajiban untuk:

  1. melindungi dan membela anggota dari pelanggaran hak-hak dan memperjuangkan kepentingannya;
  2. memperjuangkan peningkatan kesejahteraan anggota dan keluarganya;
  3. mempertanggungjawabkan kegiatan organisasi kepada anggotanya sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

For more information, you can contact at info@abplawfirm.co.id or chat via Whatsapp +62 819 1459 4540.

This publication is intended for informational purposes only and does not constitute legal advice. Any reliance on the material contained herein is at the user’s own risk. We encourage you to consult with the appropriate professionals if you require legal advice. All ABP Law Firm publications are copyrighted and may not be reproduced without the express written consent of ABP Law Firm.